Ulasan Seputar Ciri Virus Corona, Masa Inkubasi Serta Resiko Bagi Perokok

Ulasan Seputar Ciri Virus Corona

Sampai dengan saat ini masih banyak sekali negara di dunia yang sedang berjuang mengalahkan corona. Setiap hari korban yang positif covid -19 di Indonesia juga selalu mengalami peningkatan. Kabarnya lebih dari 60.000 jiwa telah meninggal akibat corona. Penyakit ini adalah salah satu jenis penyakit yang menyerang sistem pernapasan yang disebabkan oleh virus corona SARS-CoV-2. Menurut penelitian dari World Heatlh Organization (WHO) menjelaskan bahwasanya ciri virus corona adalah keluarga virus yang mampu menyebabkan gejala pilek biasa sampai dengan sindrom pernapasan akut.

Menurut beberapa penelitian menjelaskan bahwa virus ini pada awalnya merupakan salah satu jenis virus yang ditularkan dari hewan ke manusia. Nama virus ini diambil dari sebuah kata Latin yakni corona yang berarti mahkota. Hal ini didasarkan dari bentuk virus tersebut yang memang menyerupai seperti mahkota. Berdasarkan dari otoritas kesehatan China menjelaskan bahwa kemungkinan besar virus ini berasal dari hewan liar seperti trenggiling yang diperjualbelikan di pasar Wuhan di China secara bebas. Akan tetapi juga sudah banyak ilmuwan yang menjelaskan bahwa virus ini kemungkinan besar juga berasal dari kelelawar dan juga ular.

Ciri virus corona menurut keterangan WHO dapat dijelaskan seperti demam, batuk dan juga sesak napas. Akan tetapi bila virus sudah parah maka akan menyebabkan pneumonia yang akan menyebabkan kegagalan banyak sekali organ yang ada di dalam tubuh manusia dan bisa berakibat kematian. Saat ini perkiraan masa inkubasi antara waktu infeksi sampai dengan timbulnya gejala virus tersebut adalah 14 hari. Dan secara umum orang akan menunjukkan gejala dalam waktu yang lebih dekat yakni 5-6 hari. Akan tetapi Anda juga harus tahu bahwa tidak semua pasien yang terinfeksi covid-19 akan menunjukkan gejala meski sebenarnya di dalam tubuh mereka ada virus yang berbahaya.

Bila dibandingkan dengan SARS tingkat kematian yang diakibatkan oleh corona memang sangat besar. Hal ini kabarnya jumlah korban yang meninggal akibat corona lebih besar juga bila dibandingkan dengan wabah SARS yang terjadi di China dalam rentang waktu 2002-2003. Penyakit SARS membunuh manusia sekitar 9% dari seluruh manusia yang terinfeksi. Artinya SARS telah membunuh orang sebanyak 800 manusia yang ada di seluruh dunia dan hanya lebih dari 300 orang saja di China. Dan menurut keterangan WHO yang menyebutkan bahwa virus corona memang lebih menyebar luas bila dibandingkan dengan SARS atau MERS.

Sampai dengan saat ini masih banyak sekali ilmuwan yang bekerja untuk mengembangkan vaksin yang digunakan untuk menangkal virus tersebut. Akan tetapi dari ilmuwan tersebut banyak yang memberikan prediksi bahwa sangat kecil kemungkinan bahwa vaksin baru bisa didistribusikan masal pada 2021. Tidak hanya itu saja saat ini juga sudah banyak sekali negara yang memperkenalkan serangkaian langkah yang cukup besar untuk memperlambat penyebaran corona di berbagai negara di dunia. Seperti contohnya adalah dengan melakukan lockdown.

Lalu bagaimana para perokok yang katanya lebih rentan terkena virus corona? Kabar ini memang menurut beberapa penelitian dijelaskan bahwa para perokok memang lebih memiliki kesempatan yang lebih besar atau rentan terkena corona bila dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok. Oleh karena itu para peneliti selalu memberikan keterangan supaya para lelaki yang merokok untuk lebih berhati-hati. Ciri virus corona memang sangat mudah sekali menyebar dan susah untuk diprediksi kapan akan berakhir. Untuk informasi lebih lanjut seputar corona bisa kunjungi di aplikasi Halodoc.